Berita

Berita Timur Tengah Terkini Tentang Senjata Bahan Kimia

Perwakilan dari kelompok White Helmets telah mengirimkan logistic tabung besar zat beracun ke sebuah gudang yang digunakan oleh militan Ahrar al-Sham di provinsi Idlib, Mayor Jenderal Alexei Tsygankov, kepala Pusat Rekonsiliasi Suriah Rusia, mengatakan pada hari Selasa. Menurut informasi Berita Timur Tengah Terkini yang diterima oleh Pusat Rusia untuk rekonsiliasi pihak yang bertikai di Suriah dari sumber independen yang terletak di provinsi Idlib. pengiriman besar tabung zat beracun, disertai oleh delapan perwakilan dari White Helmets, dikirim dari desa Afs ke Saraqib dibawa ke sebuah gudang yang digunakan oleh militan dari kelompok Ahrar al-Sham untuk menyimpan senjata dan bahan bakar,

Berita Timur Tengah terkini
Berita Timur Tengah terkini

Mereka bertemu dengan dua komandan tingkat tinggi dari kelompok bersenjata ilegal yang disebutkan di atas, “kata Tsygankov pada muatan berita matamatapolitik.com. “Sebagian dari pengiriman ini dalam tong plastik tanpa merek maupun label apapun, kemudian diangkut ke markas militan lain di bagian selatan provinsi Idlib, dipakai untuk melancarkan serangan senjata kimia dan kemudian menuduh pasukan pemerintah menggunakan agen beracun terhadap warga sipil,” Tsygankov menegaskan. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayjen Igor Konashenkov menyatakan pada hari Minggu bahwa kelompok White Helmets di Suriah berencana untuk membuat video untuk disiarkan dalam saluran TV media Timur Tengah dan berbahasa Inggris, setelah melancarkan serangan senjata kimia yang ditujukan untuk membikin situasi di Negara menjadi lebih ricuh dan rumit walaupun sedang dilanda perang.

Deputi Menteri luar negeri Rusiabeliau Sergey Ryabkov menyatakan sebelumnya pada hari Selasa bahwa Moskow telah meminta Jerman dan Amerika Serikat untuk mempengaruhi oposisi bersenjata di provinsi Idlib Suriah di saat kemungkinan terjadinya provokasi dengan penggunaan senjata kimia di daerah tersebut. Ryabkov menekankan bahwa kelompok teroris Front Nusra, yang sekarang menyebut dirinya sebagai kelompok Hay’at Tahrir al-Sham, sedang merencanakan provokasi yang sangat serius di daerah Idlib dengan menggunakan senjata kimia. Menurut wakil menteri, kelompok White Helmets di Suriah akan membikin video terkait serangan kimia, dan provokasi itu mungkin digunakan sebagai alasan untuk serangan besar-besaran terhadap Suriah.

Menurut militer Rusia, provokasi senjata kimia saat ini sedang dipersiapkan oleh teroris di Suriah, bertujuan untuk memungkinkan Prancis, Inggris Raya dan Amerika Serikat untuk melakukan serangan terhadap target pemerintah Suriah sendiri. Untuk tujuan ini, kapal perusak USS The Sullivan dengan 56 rudal pelacak otomatisnya, sudah tiba di Teluk Persia beberapa hari yang lalu, sementara pembom В-1В AS membawa 24 rudal jagal AGM-158 JASSM dikerahkan di pangkalan udara Al Udeid di Qatar. The White Helmets adalah organisasi kemanusiaan Suriah yang mengklaim telah menyelamatkan puluhan ribu nyawa. Moskow maupun Damaskus mengatakan bahwa White Helmets memiliki hubungan dengan teroris dan ekstremis. Kepala kelompok itu ialah Raed Saleh, Berita Timur Tengah Terkini yang bisa memberikan detail berita keadaan polemic luar negeri hanyalah di matamatapolitik.com.

Show More